Kejahatan Pembobolan Website (Cracking) Dari Perspektif Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik

Manusia yang tergabung dalam berbagai kelompok masyarakat pasti akan  selalu mengalami perubahan baik itu perubahan yang bersifat memajukan maupun merusak perdaban manusia itu sendiri. Menurut Soerjono Soekanto, perubahanperubahan yang terjadi dalam masyarakat itu disebabkan oleh faktor yang terletak pada masyarakat itu sendiri dan faktor yang terletak di luar masyarakat tersebut.

Adapun faktor yang bersumber dari masyarakat itu sendiri adalah :

1. Bertambah atau berkurangnya penduduk.
Bertambahnya penduduk yang sangat cepat di pulau Jawa, menyebabkan  terjadinya perubahan dalam struktur masyarakat, terutama yang menyangkut lembaga-lembaga kemasyarakatan. Berkurangnya penduduk mungkin disebabkan karena berpindahnya penduduk dari desa ke kota atau dari daerah ke daerah lain. Perpindahan penduduk tersebut mungkin mengakibatkan kekosongan, misalnya dalam pembagian kerja, stratifikasi sosial dan selanjutnya mempengaruhi lembaga-lembaga kemasyarakatan.

2. Penemuan-penemuan baru.
Suatu proses sosial dan kebudayaan yang besar, tetapi yang terjadi dalam  jangka waktu yang tidak terlalu lama adalah inovasi. Proses tersebut meliputi suatu penemuan baru, jalannya unsur kebudayaan baru yang tersebar ke lain-lain bagian dari masyarakat, dan cara-cara unsur kebudayaan baru tadi diterima, dipelajari dan akhirnya dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan. Penemuanpenemuan baru sebagai sebab terjadinya perubahan-perubahan dapat dibedakan dalam pengertian-pengertian discovery dan invention. Discovery adalah penemuan  dari suatu unsur kebudayaan yang baru, baik yang berupa suatu alat baru, ataupun  yang berupa suatu ide yang baru, yang diciptakan oleh seorang individu atau suatu rangkaian ciptaan-ciptaan dari individu-individu dalam masyarakat yang bersangkutan. Adapun discovery tadi baru menjadi invention kalau masyarakat sudah mengakui, menerima serta menerapkan penemuan baru itu.

3. Pertentangan (conflict)
Pertentangan atau konflik dalam masyarakat mungkin pula menjadi sebab dari terjadinya perubahan-perubahan sosial dan kebudayaan. Pertentanganpertentangan tersebut mungkin terjadi antara orang-perorangan dengan  kelompoknya atau pertentangan antar kelompok.

4. Terjadinya pemberontakan atau revolusi di dalam tubuh masyarakat itu  sendiri.
Suatu perubahan sosial dan kebudayaan dapat pula bersumber pada sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat itu sendiri.

Sebab-sebab dari luar masyarakat tersebut antara lain adalah :

1. Sebab-sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia.
Terjadinya bencana alam menyebabkan suatu masyarakat harus meninggalkan daerah tempat tinggalnya dan mendiami tempat tinggal yang baru.Hal ini membuat masyarrakat harus menyesuaikan diri dengan keadaan alam yang baru tersebut.

2. Peperangan.
Peperangan dengan negara lain dapat pula menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan, biasanya negara yang menang akan memaksa negara yang takluk atau kalah untuk menerima kebudayaan dari negara yang menang dalam  perang.

3. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain.
Apabila sebab-sebab perubahan tersebut bersumber pada masyarakat lain, maka perubahan tersebut mungkin terjadi karena kebudayaan dari masyarakat yang lain melancarkan pengaruhnya. Hubungan yang dilakukan secara fisik antara  dua masyarakat mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan pengaruh timbal balik, artinya masing-masing masyarakat mempengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang lain itu.

Dari penjelasan Soerjono Soekanto tentang faktor-faktor penyebab perubahan-perubahan masyarakat, dapat dilihat bahwa masyarakat itu akan selalu berkembang. Dengan perkembangan masyarakat yang begitu pesat, hal ini  memungkinkan munculnya permasalahan-permasalahan baru yang merupakan dampak negatif dari perkembangan masyarakat tersebut. Permasalahanpermasalahan baru itu akan terdapat dalam berbagai bidang kehidupan baik politik, sosial, budaya, ekonomi, hukum, dan pertahanan keamanan. Bila ditelaah lebih dalam lagi terhadap pendapat Soerjono Soekanto yang mengatakan bahwa perubahan masyarakat juga dapat disebabkan oleh adanya penemuan-penemuan baru yang diakui dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat, maka dapat dikaitkan hal ini terhadap penemuan komputer dan sistem internet. Komputer adalah alat untuk memproses data elektronik, magnetik, optik, atau sistem yang melaksanakan fungsi logika, aritmatika, dan penyimpanan,sedangkan Internet adalah kependekan dari Internatinal Networking, yang artinya jaringan komputer berskala internasional atau global yang dapat membuat masingmasing komputer saling berkomunikasi. Gabungan antara komputer dengan sistem internet akan menghasilkan sistem elektronik.

Sistem elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan dan/atau menyebarkan
informasi elektronik. Sistem elektronik memberikan dampak perubahan yang begitu besar dalam masyarakat. Dampak-dampak yang merubah masyarakat itu pada umumnya bersifat positif dan memajukan peradaban manusia seperti semakin mudahnya komunikasi antar individu saat ini, mempermudah transaksi perekonomian dan masih banyak lagi. Namun pada setiap hal yang baru, pasti ada dampak negatif juga yang dirasakan oleh masyarakat itu sendiri. Dampak negatif dari ditemukannya komputer dan sistem internet sangat banyak, dampak negatif dari sistem elektronik yang akan dibahas adalah suatu kejahatan jenis baru yaitu kejahatan dunia maya atau yang sering disebut dalam istilah asing dengan nama cybercrime.

Secara singkat kejahatan dunia maya (cybercrime) dapat diartikan dengan istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Namun ada juga yang berpendapat bahwa kejahatan dunia maya (cybercrime) itu adalah tindakan kriminal yang dilakukan dengan menggunakan teknologi komputer
sebagai alat kejahatan utama. Cybercrime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi komputer khususnya internet. Cybercrime didefinisikan sebagai perbuatan melanggar hukum yang memanfaatkan teknologi komputer yang berbasis pada kecanggihan berkembang sering kita lihat fenomenanya akhir-akhir ini adalah perkembangan teknologi internet. Kejahatan dunia maya (cybercrime) yang akan dibahas secara terperinci adalah pembobolan website. Pembobolan website ialah suatu kejahatan jenis baru dalam ruang lingkup Hukum Pidana dan masih termasuk dalam jenis kejahatan dunia maya (cybercrime). Adapun jenis kejahatan pembobolan website yaitu hacking dan cracking.

Kejahatan pembobolan website sebenarnya bukanlah suatu permasalahan yang baru. Permasalahan pembobolan website pertama kali ditemukan di Amerika Serikat, yaitu pada tahun 1983 terjadi pembobolan terhadap komputer milik Pusat  Kanker Memorial Sloan Kattering dan Komputer Laboratorium Nasional Los Alamos yaitu tempat percobaan nuklis Amerika Serikat. Peristiwa ini mengakibatkan enam puluh komputer milik Kanker Memorial Sloan Kattering  dan Komputer Laboratorium Nasional Los Alamos tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Kejahatan pembobolan website berkembang di Indonesia sekitar tahun 1990an. Terjadinya pembobolan website di Indonesia pada masa itu lebih didasarkan atas protes terhadap pemerintahan yang otoriter. Walaupun perkembangan pembobolan website ini terjadi pada tahun 1990an, namun Indonesia baru membuat hukum yang khusus mengatur tentang permasalahan ini pada tahun 2008. Undang-undang yang mengatur permasalahan kejahatan pembobolan website ini adalah Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sebenarnya dahulu pada tahun 1999, Indonesia ada membuat Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, namun undang-undang ini dianggap kurang mampu untuk menjerat pelaku pembobolan website. Hal ini disebabkan oleh substansi dalam Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tidak ada memuat aturan yang secara jelas dan nyata tentang larangan melakukan perbuatan pembobolan website di Indonesia.

UU-ITE-NOMOR-11-TAHUN-2008

Pembobolan website dikategorikan sebagai kejahatan karena dianggap mengganggu ketertiban dalam masyarakat. Dikatakan mengganggu ketertiban dalam masyarakat karena kejahatan ini bisa menimbulkan kerugian berupa materil maupun moril. Kerugian materil bisa saja berupa hilangnya uang yang berada dalam suatu rekening bank, rusaknya website seseorang yang mengakibatkan orang tersebut harus membiayai perbaikan website tersebut dan sebagainya. Sedangkan kerugian berupa moril dapat berupa tercemarnya nama baik seseorang atau institusi tertentu akibat dari diubahnya informasi dalam website seseorang tanpa seijin pemiliknya.

Advertisements

Indonesia Diserang 200 Ribu ‘Cyber Crime’ per Hari

Tindak kejahatan di dunia maya yang dikenal dengan istilah cyber crime semakin mengkhawatirkan berbagai institusi. Kini, para hacker alias peretas sudah mulai berani menyerang institusi negara dengan teknik yang kian canggih. Di negara-negara maju, cyber crime menjadi ancaman yang sangat serius. Penyerangan sudah merambah kepelumpuhan fasilitas nuklir, layanan perbankan, hingga kedaulatan sebuah negara. Indonesia sebenarnya juga tidak dikatakan aman dari ancaman cyber crime tersebut. Wakil
Ketua ID SIKTI II Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Muhammad Salahuddin mengatakan serangan cyber crime di Indonesia rata-rata mencapai 200 ribu setiap harinya. “Rata-rata mencapai 200 ribu serangan setiap hari. Kalau dibandingkan dengan yang sebelumnya, kita bahkan pernah mendapatkan serangan sebanyak satu juta serangan dalam sehari,” kata Muhammad dalam acara Cyber Defence Contest di Jakarta, Kamis (25/4).

Menurut Muhammad, cara mengantisipasi serangan tersebut tidak bisa hanya ditangani oleh segelintir pihak saja. Melainkan juga harus dihadapi serius oleh seluruh komponen masyarakat. “Indikator untuk melakukan pengamanan dalam dunia cyber itu tidak bisa dilakukan sendiri. Harus bekerja sama dengan semua komponen masyarakat,” ujar Muhammad. Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) yang menjadi wadah berbagai asosiasi teknologi informasi di Indonesia sengaja menyelenggarakan kompetisi cyber nasional. Tujuannya, untuk mencari bibit-bibit SDM yang mumpuni dan bisa mendukung Kementerian Pertahanan RI dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan bangsa, khususnya dalam hal dunia cyber.

Referensi :
Rini, Citra Listya . “Indonesia Diserang 200 Ribu ‘Cyber Crime’ per Hari.”
http://www.republika.co.id. Republika.co.id, 26 Apr. 2013. Web. 26 Apr. 2013.
<http://www.republika.co.id/berita/trendtek/telekomunikasi/13/04/25/mlsznh-indonesiadiserang-200-ribu-cyber-crime-per-hari&gt;.

The importance of honing talent

Hello word, Its time to write on, come on we began to share stories about our own lives, now the short story is published. I hope this story may be a material reflection of the importance of honing a talent, do not forget to leave your message, Enjoy it!!

BAKAT YANG TERSIA-SIAKAN

 

Akhirnya, orang tua itu harus meninggal dunia. Kini ia tergeletak ditempat tidurnya, sendirian. Ketika ia terjaga, ia melihat begitu banyak bayangan orang berdiri mengelilingi tempat tidurnnya. Wajah mereka tampak menyenangkan

Namun sedih. Orang tua itu merasa keheranan. Ia tersenyum lemah berbisik, “Oh, kalian pasti teman-teman dari masa mudaku dulu yang datang untuk menyampaikan kata perpisahan. Oh, betapa bahagianya aku.”

Sesosok bayangan mendekati dan merengkuh tangan orang tua itu. Ia menjawab, “Tentu saja, kami adalah sahabat-sahabat karib yang telah menemanimu sejak lama. Kami adalah harapan dan impian yang tak kau wujudkan dalam hidupmu. Meski kau merasakannya jauh didalam hati sanubarimu, kau tak pernah berusaha untuk mengupayakannya. Kami adalah bakat-bakat unik yang dianugrahkan padamu, namun tidak pernah kau asah dan gunakan. Kami adalah hadiah yang tak pernah kau temukan. Teman tua, kami datang bukan untuk menghiburmu, tetapi kami datang untuk mati bersama-samamu.”

 

– Pendapat saya tentang cerita tersebut

 

Menurut saya Bakat adalah sesuatu yang perlu diasah dan dikembangkan, juga potensi dan kepandaian yang dimiliki oleh seseorang sebagai bawaan sejak lahir yang akan diketahui lambat laun searah dengan pertumbuhan manusia. Bakat brupa suatu bentuk kemampuan khusus, yang memungkinkan seseorang memperoleh keuntungan dari hasil pelatihannya sampai satu tingkat lebih tinggi dan merupakan potensi dan bukan sesuatu yang sudah benar-benar nyata dengan jelas. Bakat lebih sebagai kemungkinan yang masih harus diwujudkan dan suatu karakteristik unik individu yang membuatnya mampu melakukan suatu aktivitas dan tugas secara mudah dan sukses. Bakat adalah anugrah dari sang pencipta, oleh karena itu bakat harus dimanfaatkan dan dikembangkan di dalam kehidupan ini agar tak terbuang percuma seperti cerita diatas.

 

Bagaimana menurut teman-teman semua?? Jangan lupa tinggalkan pesan kalian ya.

Regards.

Jihan 🙂

 

Bakat dan Kecerdasan

Bakat dan Kecerdasan adalah dua hal yang sekilas serupa, tetapi apabila kita menelaah arti dari kedua kata tersebut akan kita ketahui bahwa kedua kata tersebut memiliki perbedaan dan hubungan ketergantungan yang kuat. Mengapa demikian?? Untuk lebih jelasnya kita lihat dulu pengertian bakat dan Kecerdasan di bawah ini .

Bakat adalah potensi dan kepandaian yang dimiliki oleh seseorang sebagai bawaan sejak lahir yang akan diketahui lambat laun searah dengan pertumbuhan manusia. Bakat brupa suatu bentuk kemampuan khusus, yang memungkinkan seseorang memperoleh keuntungan dari hasil pelatihannya sampai satu tingkat lebih tinggi dan merupakan potensi dan bukan sesuatu yang sudah benar-benar nyata dengan jelas. Bakat lebih sebagai kemungkinan yang masih harus diwujudkan dan suatu karakteristik unik individu yang membuatnya mampu melakukan suatu aktivitas dan tugas secara mudah dan sukses

Kecerdasan (Intelligence) adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar. Kecerdasan erat kaitannya dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh individu. Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa IQ merupakan usia mental yang dimiliki manusia berdasarkan perbandingan usia kronologis.Dalam beberapa kasus, kecerdasan bisa termasuk kreativitas, kepribadian, watak, pengetahuan, atau kebijaksanaan. Namun, beberapa psikolog tak memasukkan hal-hal tadi dalam kerangka definisi kecerdasan. Kecerdasan biasanya merujuk pada kemampuan atau kapasitas mental dalam berpikir, namun belum terdapat definisi yang memuaskan mengenai kecerdasan. Seperti Stenberg& Slater (1982) mendefinisikannya sebagai tindakan atau pemikiran yang bertujuan dan adaptif.

Pada umumnya terdapat tujuh jenis kecerdasan, antara lain:

Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan dalam mengolah kata , Mampu beragumentasi, meyakinkan orang, menghibur, mengajar dengan efektif lewat kata-kata, senang dengan bunyi bahasa dan teka-teki kata, dapat menulis dengan jelas, dapat mengartikan bahasa tulisan secara luas. Kecerdasan tingkat ini biasanya merupakan kecerdasan para jurnalis, juru cerita, penyair, dan pengacara. Bisa jadi mereka adalah ahli sastra.

Kecerdasan Logis-matematis
Kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional. Kecerdasan tingkat ini biasanya merupakan kecerdasan para ilmuwan, akuntan, dan pemprogram komputer.

– Kecerdasan Spasial
Kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional. Kecerdasan tingkat ini biasanya merupakan kecerdasan para ilmuwan, akuntan, dan pemprogram komputer.

Kecerdasan Musikal
Kecerdasan dan kemampuan untuk mencerap, menghargai, dan menciptakan irama dan melodi. Memiliki kepekaan terhadap nada, dapat menyanyikan lagu dengan tepat, dapat mengikuti irama musik, dapat mendengarkan (menikmati) berbagai karya musik dengan tingkat ketajaman tertentu.Kecerdasan pada tingkat ini biasnaya merupakan kecerdasan para komponis, pemain musik, penyanyi, pemimpin orkestra atau berbagai group musik.

– Kecerdasan Kinestetik-jasmani
Merupakan kecerdasan fisik, bakat dalam mengendalikan gerak tubuh, dan keterampilan dalam menangani benda, cekatan, indra perabanya sangat peka, tidak bisa tinggal diam, dan berminat atas segala sesuatu. Memiliki keterampilan dalam menjahit, bertukang, merakit model. Dapat menikmati kegiatan fisik seperti: berjalan kaki, menari, berlari, berkemah, berenang, atau kegiatan fisik lainnya. Kecerdasan pada tingkat ini biasanya adalah keterampilan para atlet, pengrajin, montir, ahli bedah, dsb.

Kecerdasan Antar pribadi
Merupakan kecerdasan fisik: bakat dalam mengendalikan gerak tubuh, dan keterampilan dalam menangani benda; cekatan; indra perabanya sangat peka; tidak bisa tinggal diam, dan berminat atas segala sesuatu. Memiliki keterampilan dalam menjahit, bertukang, merakit model. Dapat menikmati kegiatan fisik seperti: berjalan kaki, menari, berlari, berkemah, berenang, atau kegiatan fisik lainnya. Kecerdasan pada tingkat ini biasanya adalah keterampilan para atlet, pengrajin, montir, ahli bedah, dsb.

Kecerdasan Intrapribadi
Kecerdasan dalam diri sendiri , Kemampuan mengakses perasaannya sendiri, membedakan berbagai keadaan emosi, menggunakan pemahamannya sendiri untuk memperkaya dan membimbing hidupnya. Mereka sangat mawas diri dan suka bermeditasi, berkontemplasi, atau bentuk lain penelusuran jiwa yang mendalam. Mereka sangat mandiri, fokus pada tujuan, sangat disiplin. Mereka gemar belajar sendiri, lebih suka bekerja sendiri dari pada bekerjasama dengan orang lain. Kecerdasan pada tingkat ini biasanya adalah kecerdasan para konselor, ahli teologi, wirausahawan, dsb.

Oleh karena itu dapat kita simpulkan bahwa hubungan keduanya adalah sebagai berikut, Kecerdasan dapat dilihat sebagai bakat yang memungkinkan seseorang menguasai kemampuan tertentu atas aneka macam ketrampilan. Kecerdasan sebenarnya merupakan kemampuan untuk menangkap situasi baru serta kemampuan untuk belajar dari pengalaman masa lalu. Sesungguhnya, Anda jauh lebih cerdas dari yang Anda sadari. Setiap manusia normal dapat mengembangkan ketujuh jenis kemampuan kecerdasan sampai kepada tingkat penguasaan tertentu.

Hello world!

Hello world, I am happy to have a new access to get in touch with the outside world. Hopefully we will be able to benefit from each other. Awaited criticism and suggestions that certainly will be my benchmark to keep learning and spirit always.

Thanks for the attention.

Regard.

Jihan Faruq Bamukrah 🙂